Minerba.id – Gina Rinehart dikenal sebagai wanita terkaya di Australia dan salah satu pengusaha tambang paling berpengaruh di dunia. Tahun 2025, kekayaannya ditaksir sekitar US$29 miliar. Dengan memimpin Hancock Prospecting, ia berhasil mengendalikan produksi tambang berskala internasional.
Perjalanan Gina tidak selalu mulus. Ia mewarisi perusahaan tambang dari ayahnya, Lang Hancock, dan berhasil mengembangkannya menjadi mesin bisnis raksasa. Ketekunan dan keberanian mengambil risiko membuat namanya terus berkibar.
Baru-baru ini, Gina mencetak sejarah lewat merger dua perusahaan besar, Roy Hill dan Atlas Iron. Hasilnya adalah terbentuknya Hancock Iron Ore, yang siap meningkatkan produksi mulai 2025–2026. Langkah strategis ini dianggap sebagai salah satu manuver bisnis terbesar di Australia.
Tak hanya fokus pada tambang, Gina juga aktif membela industri energi di negaranya. Ia sering bersuara lantang soal kebijakan pemerintah terkait iklim dan investasi, membuatnya jadi sosok kontroversial sekaligus disegani.
Dengan gaya kepemimpinan yang tegas, Gina Rinehart tak hanya mempertahankan gelar sebagai wanita terkaya di Australia, tapi juga memperkuat posisinya sebagai ikon industri tambang dunia.



















