Minerba.id – Indonesia menguasai salah satu cadangan nikel terbesar di dunia, menjadikan komoditas ini strategis dalam rantai pasok global. Data ESDM menunjukkan peningkatan signifikan aktivitas tambang nikel dalam satu dekade terakhir seiring permintaan baterai dan energi bersih.
BPS mencatat lonjakan ekspor produk turunan nikel sebagai dampak kebijakan hilirisasi. Langkah ini memperkuat posisi Indonesia dalam industri global, sekaligus meningkatkan nilai tambah domestik.
Namun, Global Mining Review mengingatkan bahwa ekspansi cepat tambang nikel membawa tantangan lingkungan serius, terutama di wilayah pesisir dan pulau kecil. Dampak sedimentasi dan perubahan ekosistem laut menjadi sorotan internasional.
ICMM menekankan pentingnya standar lingkungan tinggi dalam produksi nikel, terutama karena komoditas ini dikaitkan dengan transisi energi bersih. Paradoks ini menuntut praktik tambang yang benar-benar berkelanjutan.
Ke depan, keberhasilan Indonesia di sektor nikel tidak hanya diukur dari volume produksi, tetapi dari kemampuannya menjaga keseimbangan antara kepentingan ekonomi dan kelestarian lingkungan.





