Jerman Umumkan 43 Juta Ton Cadangan Lithium di Altmark

Minerba.id – Jerman mengumumkan salah satu penemuan lithium terbesar di dunia setelah lembaga independen Sproule ERCE memvalidasi sumber daya hingga 43 juta ton lithium karbonat ekuivalen (LCE) di wilayah Altmark, Sachsen-Anhalt. Neptune Energy, perusahaan yang mengelola proyek tersebut, mempublikasikan data pada 2024–2025 dan menyatakan bahwa cadangan ini dapat mengubah peta pasokan lithium global. neptuneenergy.de

Temuan besar ini membuat Jerman menjadi kandidat utama penyedia lithium strategis bagi pasar Eropa. Sebelumnya, Eropa sangat bergantung pada impor lithium dari Australia, Chile, dan China. Cadangan Altmark diperkirakan mampu menopang industri baterai selama beberapa dekade jika dieksploitasi secara optimal.

Keistimewaan proyek Altmark terletak pada teknologi Direct Lithium Extraction (DLE), yaitu metode ekstraksi langsung dari air bawah tanah atau brine. Teknologi ini tidak menggunakan tambang terbuka maupun kolam penguapan besar sehingga dianggap lebih ramah lingkungan. Model ini menjadi rujukan baru bagi negara-negara Eropa lainnya.

Pemerintah Jerman menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan proyek tersebut karena dinilai berpotensi memperkuat kemandirian energi. Lokasi tambang yang dekat dengan infrastruktur industri membuat biaya logistik lebih efisien dibandingkan impor dari luar benua. Keuntungan ekonomi ini menjadi fokus utama kebijakan energi nasional Jerman pada 2025.

Meski lebih ramah lingkungan dibanding tambang terbuka, beberapa kelompok lingkungan tetap meminta audit ekologis menyeluruh. Mereka menilai bahwa teknologi baru sekalipun tetap memiliki risiko terhadap air tanah. Pemerintah memastikan bahwa evaluasi dampak lingkungan akan dilakukan secara ketat sebelum produksi dimulai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *